-->

√√ Semua Tentang Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI

Daftar isi [Tutup]


    Hai Teman-Teman,

    Berkaitan dengan kehidupan sekarang ini, terutama para millenial, mungkin tidak asing lagi dengan yang namanya Kartu Kredit. Karena berbagai kemudahan yang diberikan, namun tidak jarang ada orang yang memakainya untuk "gengsi". Yah, apapun itu gunakan dengan baik.

    Penggunaan Kartu Kredit pun tidak bisa dipungkiri, banyak Merchant, Toko, Cafe, Tempat Hiburan, Tempat Wisata, Pertiketan, dan aplikasi-aplikasi yang bejibun di HP kita yang memberikan opsi/cara pembayaran menggunakan Kartu Kredit.



    Tidak jarang juga orang memanfaatkan Kartu Kredit ini untuk mencari promo-promo, atau mencari diskon, mencari barang di luar negeri, dan lain sebagainya.

    Yuk simak penjelasan lengkap mengenai Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI. Posting ini cukup panjang, jadi siapkan camilan atau minuman yang cukup untuk membacanya ya hehe. Harapan Admin adalah, Teman-Teman bisa ada gambaran tentang Kartu Kredit terutama yang belum punya Kartu Kredit BRI maupun Kartu Kredit BNI.

    Karena ruang lingkup yang dibahas nanti seputar dua Kartu Kredit itu, dan mungkin juga bisa sebagai gambaran Teman-Teman jika akan apply Kartu Kredit bank lain. Check this out.





    Tentang Kartu Kredit
    Dikutip dari situs Bank Indonesia pada menu Edukasi
    Kartu Kredit adalah APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu) yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan dan/atau untuk melakukan penarikan tunai, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh acquirer atau penerbit, dan pemegang kartu berkewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu yang disepakati baik dengan pelunasan secara sekaligus (charge card) ataupun dengan pembayaran secara angsuran.
    Jadi cukup jelas ya Teman-Teman pengertian Kartu Kredit di atas, intinya adalah alat bantu pembayaran, yang tujuannya juga untuk cashless, simple, mudah.




    Kartu Kredit BRI
    Kartu Kredit BRI dikeluarkan oleh Bank BRI, dengan klaimnya merupakan Kartu Kredit yang bisa diterima di seluruh dunia, bisa mendapatkan promo menarik, program belanja ringan, mendapatkan BRI poin disetiap transaksi, BRI Travel service untuk melayani perjalanan Teman-Teman, call center 24 jam, Layanan Auto Pay dan juga BRI Protection plus serta kemudahan dalam pelunasan tagihan hanya dengan internet banking dan SMS banking BRI.

    Kartu Kredit BRI ada berbagai jenis, yaitu BRI Easy Card, BRI Platinum, BRI JCB Platinum, BRI Wonderful Indonesia, BRI World Access, BRI Touch business-card, BRI Infinite, BRI Corporate Card, Traveloka Paylater Card, business-card (Pertamina Group, PLN Group, Telkom Group, Kai Group, Direktorat Jendral Pajak, Bea Cukai, Pupuk Kaltim Group, Bulog, Pos Indonesia,Garuda Indonesia, Kemendikbud, Japfa Comfeed, Airnav Indonesia, Pupuk Kujang, Universitas Terbuka, Universitas Brawijaya, Kagama, BRI Life, Kimia Farma, Pelindo I, Industri Kereta Api), Kartu Emas Pegadaian dan BRI Touch Cardless.
    Sumber Gambar : https://kartukredit.bri.co.id/
    Jenis Kartu Kredit tersebut digunakan/disesuaikan dengan kondisi Teman-Teman, terutama sih limit yang Teman-Teman akan gunakan, biasanya limit akan dibatasi tidak lebih dari penghasilan Teman-teman dalam 1 bulan. Namun hal itu juga tidak menjadi patokan utama. Ada juga yang kerjasama dengan perusahaan, jadi misalnya Teman-Teman bekerja di Perusahaan A, dengan kerja di sana, Teman-Teman bisa mendapatkan Kartu sesuai Perusahaan A tadi, dan biasanya dapat gratis biaya tahunan.



    Kartu Kredit BNI
    Kartu kredit ini dikeluarkan oleh bank BNI, dengan klaimnya Kartu Kredit BNI untuk beragam keleluasaan yang dapat memberikan Teman-Teman kenyamanan lebih saat bertransaksi di seluruh dunia sebagai wujud apresiasi atas kesuksesan Teman-Teman. Kartu Kredit BNI ada berbagai jenis, diantaranya Kartu Reguler, co Branding Card, Affinity Card, Corporate Card dan Business Card.

    Sama seperti Kartu Kredit BRI, Kartu Kredit BRI juga macam-macam, dan yang Admin pakai sekarang ini adalah Affinity yang kerjasama dengan perusahaan tempat Admin bekerja, dan tentunya dapat promo gratis iuran tahunan kartu.




    Cara Mendapatkan Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit  BNI
    Yang Admin ketahui untuk bisa mendapatkannya, Teman - Teman bisa menggunakan langkah-langkah dibawah, pilih salah satu ya Teman-Teman.

    1. Datang ke Bank BRI atau BNI
      Ini salah satu yang bisa dilakukan Teman-Teman jika memang membutuhkan Kartu Kredit, datang saja ke Bank, datang ke satpam atau bisa juga ke Customer Service untuk meminta formulir pengajuan Kartu Kredit.

      Jangan lupa di isi dengan lengkap ya Teman-Teman, setelah itu bisa di serahkan ke Customer Service untuk dibantu diajukan ke Divisi Bank terkait yang khusus menangani Kartu Kredit. Jadi tidak seperti pembuatan rekening dan ATM di bank yang Teman-Teman tuju, kalau itu bisa langsung jadi hari itu juga.

      Namun untuk pembuatan Kartu Kredit, formulir yang sudah diisi Teman-Teman, akan dikirim ke divisi penerbit bank tersebut (biasanya di provinsi, contohnya untuk wilayah Jawa Timur akan di kirim ke Surabaya) dan disana ada tim yang khusus untuk menentukan, apply Kartu Kredit Teman - Teman diterima atau tidak.

      Jika memang diterima, biasanya Kartu Kredit akan di kirim ke alamat kita, bisa kantor, bisa alamat rumah, namun bisa juga mengambil di bank cabang tempat kita memberikan formulir apply Kartu Kredit tadi. Semoga berhasil yaa Teman-Teman.
      .
      .
    2. Menunggu Sales
      Hal ini biasanya sales Kartu Kredit akan datang ke perusahaan tempat kita bekerja, tentunya perusahaan yang sudah diakui atau sebelumnya ada karyawan lain yang sudah mempunyai Kartu Kredit. Ini yang pernah Admin alami sendiri, ada sales 2 bank yaitu BRI dan BNI yang menawarkan langsung Kartu Kredit, dan keduanya menawarkan promo yang sama, bebas iuran tahunan dan ada logo perusahaan tempat Admin bekerja. Akhirnya apply semua hehe. Selang waktu hitungan minggu Kartu Kredit nya di antar ke kantor.
      .
      .
    3. Ikut Acara / Event Tertentu
      Jika Teman-Teman ikut dalam acara yang reputasinya cukup baik, misalnya ada pameran, ada konser musik atau di mall-mall, kadang juga ada promo-promo Kartu Kredit. Kemudian acara kampus bisa juga ada promo.
      .
      .
    4. Aplly Online di Situs/Website Kartu Kredit BRI atau Kartu Kredit BNI
      Hal ini juga bisa menjadi pilihan Teman-Teman untuk bisa memiliki Kartu Kredit, isi formulir onlinenya dengan lengkap, kemudian tunggu beberapa minggu untuk mendapatkan Kartu Kredit. Untuk mendaftar online untuk Kartu Kredit BRI silakan klik disini dan untuk Kartu Kredit BNI silakan klik disini. Semoga berhasil ya Teman-Teman.




    Apa saja yang bisa dilakukan dengan Kartu Kredit

    1. Menunda Pembayaran
      Bukan berhutang bahasanya ya Teman-Teman, bisa juga dikatakan berhutang namun lebih tepatnya menunda pembayaran. Kenapa disebut menunda? Ya karena memang kita akan bayar barang atau jasa atau produk lainnya yang kita beli menggunakan Kartu Kredit akan kita bayar pada saat sudah ada tagihan masuk atau saat tanggal cetak billing.

      Hal ini tentu dapat membantu cashflow keuangan kita, maksudnya adalah ketika kita butuh beli barang tertentu di tengah bulan, namun kalau dibayar cash mungkin bisa, namun kemungkinan uang kita tidak cukup hingga akhir bulan atau hingga kita mendapatkan gajian lagi. Nah, disini fungsinya Kartu Kredit, kita akan tetap membayar barang kebutuhan kita saat sudah gajian. Cashflow aman.
      .
      .
    2. Dapatkan Promo pada Beberapa Merchant
      Hal ini merupakan keuntungan yang bisa kita rasakan, dengan mempunya Kartu Kredit, kita bisa mendapatkan promo pada saat belanja di toko atau e commerce tertentu. Dan Teman-Teman mungkin sering menemuinya saat belanja online, dapatkan cashback dengan Kartu Kredit tertentu, atau dapatkan diskon dengan Kartu Kredit tertentu.



      Yang Admin pernah alami sendiri adalah ketika Admin mau ke kota jakarta menggunakan pesawat, di Lounge bandara, ada yang menyediakan Lounge bayar Rp 1,- dengan Kartu Kredit, ada juga yang perlu membayar dengan potong poin. Ya Teman-Teman, saat kita punya Kartu Kredit saat transaksi menggunakannya kita akan mendapatkan poin, dan poin ini bisa ditukar untuk ke Lounge di Bandara.
      .
      .
    3. Ambil Uang Cash / Tarik Tunai
      Sama seperti Kartu ATM, Kartu Kredit juga bisa kita gunakan untuk mengambil uang cash di ATM. Eiiits, tapi jangan salah ya Teman-Teman, kalau kita mengambil uang cash menggunakan Kartu Kredit, kita akan mendapatkan bunga, yang besarnya berbeda setiap bank, dan akan dimasukkan di tagihan / billing pada bulan berikutnya. Jadi gunakan dengan bijak dan pakai ketika terpaksa sekali harus ambil uang cash menggunakan Kartu Kredit ini.

      Misalnya, karena kita di suatu tempat yang agak pelosok misalnya, dan kita belanja di toko tertentu, namun toko hanya menerima cash, dan kebetulan kita tidak bawa ATM (misalnya) dan hanya Kartu Kredit, di area terdekat hanya ada ATM, dan kita bisa ambil seperlunya. Jika kita ambil Rp 500.000,- maka saat ada billing nanti, kita tidak mengembalikan Rp 500.000,- ya Teman-Teman, pasti di atas itu.

      Untuk Tarik Tunai Kartu Kredit BRI, Teman-Teman bisa menuju ke ATM yang ada logo Visa atau Master Card (sesuaikan dengan logo yang ada di Kartu Kredit yang Teman-Teman punya), lakukan pengambilan seperti menggunakan ATM dan batasannya adalah maksimal 60% dari batas limit kartu dan biayanya adalah 4% dari transaki atau minimal Rp 60.000,-. Contoh ketika Teman-Teman ambil Rp 200.000,- maka Teman-Teman saat billing nanti biayanya menjadi Rp 260.000,- karena kita kena minimal biaya, karena 4% nya hanya Rp 8.000,-.

      Untuk Tarik Tunai Kartu Kredit BNI, seperti pada paragraf di atas dan kita akan dikenakan biaya 6% atau minimal Rp 100.000,-. Simulasi billingnya juga sama seperti pada Kartu Kredit BRI ya Teman-Teman.





    Hal-Hal yang Perlu diperhatikan Dalam Kartu Kredit
    Sebelum Teman-Teman apply Kartu Kredit apapun, khususnya Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI, Teman-Teman perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

    1. Ada Biaya Tahunan
      Hal ini mungkin yang perlu Teman-Teman perhatikan atau tanyakan ketika ada sales yang menawarkan Kartu Kredit, kita harus lebih pro aktif, jaga-jaga kalau sales tidak menjelaskan hal ini.

      Mungkin juga ada dari Teman-Teman yang baru tahu bahwa Kartu Kredit ada biaya tahunan, dan besarnya berbeda-beda sesuai bank penerbit dan juga sesuai dengan jenis kartu. Penjelasannya adalah Kartu Kredit baik dipakai atau tidak dipakai umumnya ada biaya yang harus dibayarkan oleh Teman-Teman, dan dibayarkan setiap tahun.

      Jadi kalau Teman-Teman memang tidak butuh - butuh banget Kartu Kredit lebih baik tidak punya Kartu Kredit sekalian daripada tiap tahun harus bayar iuran rutin. Beda lagi yang mungkin dapat promo tanpa iuran tahunan, ini seperti 2 Kartu Kredit Admin yang bebas iuran tahunan. Yang rutin Admin pakai hanya 1 sih, yang 1 kadang-kadang saja.
      .
      .
    2. Ada Limit Transaksi
      Limit transaksi atau batas transaksi yang ada disetiap Kartu Kredit, dan besarnya berbeda setiap kartu. Hal ini disesuaikan saat apply di awal, biasanya karena penghasilan bulanannya Teman-Teman. Umumnya lho ya, tidak semua seperti itu. Secara umum pertimbangan besarnya limit dari jumlah penghasilan kita, dan juga setiap tahun biasanya naik.

      Limit ini bisa jadi baik namun bisa jadi kurang baik juga, karena semakin limit tinggi kita bisa berbelanja dengan nilai / harga barang yang tinggi namun bisa juga akan membuat kita lebih boros. Karena kita belanja tanpa melihat / memegang uang fisik langsung, rasanya dengan Kartu Kredit akan lebih ringan dalam memebelanjakan.

      Ini yang perlu Teman-Teman perhatikan betul bahwa kita harus disiplin dengan batas limit Kartu Kredit kita, dan kita harus bertanggungjawab dengan limit ini. Jangan sampai kewalahan dalam melunasi kedepannya. Jika ada gagal bayar atau sering menunggak, tentunya akan menyulitkan ke depan, karena BI Checking sangat ketat. Transaksi keuangan akan di evaluasi ketika mungkin suatu saat Teman-Teman mau pinjam modal ke Bank, apply KPR dsb. Harus bijak dengan limit Kartu Kredit ya Teman-Teman.
      .
      .
    3. Ada Biaya Asuransi (biasanya)
      Kenapa ditulis biasanya? Karena tidak setiap kartu ada biaya asuransinya. Hal ini dipengaruhi oleh formulir yang Teman-Teman isi saat apply di awal. Jadi Teman-Teman harus jeli terhadap apa yang di isi dalam formulir, jangan asal tandatangan.

      Sharing saja ya Teman-Teman, tidak semua program asuransi Kartu Kredit ditentukan saat kita mengisi formulir di awal, jadi, Admin pernah mengalami sendiri, saat isi formulir awal Admin sudah tandatangan tidak dengan asuransi, namun setelah Kartu Kredit diterima dan di aktivasi, Admin mendapat telepon dari pihak bank penerbit Kartu Kredit.

      Karena waktu itu Admin belum begitu paham, ketika ditawarkan asuransi, Admin iya iya saja saat di telepon, dan bulan berikutnya ada asuransi di billing bulanan. Dan baru sadar ketika sudah mendapatkan billing tersebut. Besarnya biasanya 1 % dari nilai billing bulan berjalan, memang kecil kalau nominal transaksi kecil, namun kala belanjanya jutaan lumayan juga nilai asuransinya bisa untuk beli 1 porsi nasi padang hehe. Semua balik lagi ke Teman-Teman, benefit atau keuntungan juga pastinya ada namun kerugian juga mungkin ada.
      .
      .
    4. Bisa Dapat 2 Kartu Kredit 1 Nomor (1 tagihan)
      Kita juga bisa mendapatkan fasilitas 2 Kartu dengan nomor yang sama, biasanya untuk suami istri, dimana suami pegang kartu sendiri dan istri juga punya kartu sendiri. Kadang ditawarkan oleh bank dan kita sebagai pengguna Kartu Kredit juga bisa meminta ke Bank penrbit.

      Keuntungannya adalah kita bisa memberikan kartu untuk keluarga, serta tagihan dalam 1 nomor tagihan walaupun yang belanja suami atau istrinya sekaligus. Memudahkan bukan? Tetap pesannya, gunakan dengan bijak ya Teman-Teman. Oiya, untuk kartu tambahan ada biaya juga yang besarnya bisa ditanyakan ke bank penerbit ya Teman-Teman.
      .
      .
    5. Tidak Harus Menabung di Bank BRI atau BNI untuk Memiliki Kartu Kredit
      Jadi Teman-Teman tidak harus mempunyai rekening BRI untuk mempunyai Kartu kredit BRI dan untuk BNI juga seperti itu. Hal ini Admin alami sendiri, ketika itu sales datang ke perusahaan, dan menawarkan Kartu Kredit BRI, waktu itu belum mempunya rekening BRI dan tetap bisa memiliki Kartu Kredit BRI.

      Kendalanya ketika kita tidak mempunyai rekening bank penerbit adalah saaat membayar tagihan Kartu Kredit, kita akan dibebani biaya tambahan seperti transfer ke Bank lain, itu saja sih kendalanya yang Admin tahu.
      .
      .
    6. Tagihan Biaya Bulanan Bisa dicicil (Minimal 10% dari Tagihan Bulan ini),
      Kita juga bisa melakukan pencicilan tagihan bulanan, besarnya 10% dari nilai tagihan bulan ini. Biasanya saat bayar ada tulisan minimal pembayaran di menu pembayaran Billing Kartu Kredit. Kalau kita tidak membayar full tagihan bulan ini, maka tagihan untuk bulan depan akan ada biaya tambahan yang besarnya 2% setiap bulan, atau lebih jelasnya bisa menghubungi pihak bank di nomor call center masing-masing ya Teman-Teman.
      .
      .
    7. Kita Punya Kartu Kredit sesuai dengan Rekening Bank yang Kita Punya
      Hal ini memudahkan kita dan juga menghemat tentunya dalam proses pembayaran tagihan/billing bualanan. Jika punya rekening BNI tagihan Kartu Kredit BNI maka tidak ada biaya saat pembayaran bulanan dan untuk BRI juga seperti itu.
      .
      .
    8. Alamat Email Untuk Billing
      Jadi pada jaman dulu (sebelum email booming), tagihan Kartu Kredit akan dikirim ke rumah atau alamat penagihan Kartu Kredit (bisa alamat rumah atau kantor), dan setiap cetak penagihan akan dikenakan biaya, besarnya berbeda setiap bank.

      Degngan kita mencantumkan alamat email dalam form apply Kartu Kredit, maka kita akan dimudahkan dalam pengiriman billing (paperless) dan juga bebas biaya cetak. Untuk moment tertentu yang mungkin diperlukan dokumen fisik, kita juga bisa memintanya kepada bank untuk mengirimkan dokumen fisiknya dengan biaya cetak tadi.
      .
      .
    9. Diminta Nomor HP
      Nomor HP diperlukan ntuk verifikasi bahwa kita pemilik Kartu Kredit yang dimaksud dan digunakan untuk aktivasi juga serta dapat OTP saat transaksi. Ini penting karena merupakan keamanan yang diberikan oleh pohak bank penerbit Kartu Kredit.
    10. Kartu Kredit dipakai di Luar Negeri
      Kartu Kredit apapun terutama Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI bisa di pakai di Luar Negeri. Kalau Teman-Teman amati di bagian fisik Kartu Kredit ada logo Visa dan atau Master Card, artinya dimanapun kita bisa memakai Kaertu Kredit kita yang ada logo Visa atau mastercard.

      Untuk melakukan Transaksi di Luar Negeri (di dalam negeri juga seperti itu) biasanya dikenakan biaya tambahan 2% (tergantung tempat/toko), transaksi yang dilakukan di Luar Negeri akan langsung di Kurs kan ke IDR kan dan yang nanti muncul di billing sudah dalam bentuk rupiah.

      Karena waktu itu ada Teman yang bareng ke Singapura, dia dengan mudahnya belanja di toko, termasuk di Universal Studios, serta medapatkan banyak promo, sedangkan Admin sendiri menggunakan cash yang lumayan ribet, harus tukar ke money changer dulu lah, bawa uang segepok juga, kurang praktis. Praktis memang menggunakan Kartu Kredit di Luar Negeri namun balik lagi kita harus bijak menggunakannya.
      .
      .
    11. Ada Tanggal Cetak, Ada Tanggal Batas Pembayaran, Jika Lewat Maka Penalti
      Hal ini sangat penting untuk Teman-Teman perhatikan, harus tahu kapan tanggal untuk mencetak billing dan kapan batas akhir pembayaran. Jika kita melewati batas akhir pembayaran akan dikenakan bunga yang nilainya lumayan juga .

      Sebagai contoh Admin sendiri tanggal cetaknya adalah tanggal 19 setiap bulan, dan batas tanggal pembayaran adalah tanggal 9 bulan berikutnya. Jadi Admin harus membayar tagihan maksimal tanggal 9 bulan berikutnya. Transaksi yang dilakukan sebelum tanggal 19 akan di tagihkan di bulan ini, dan jika lewat tanggal 19 akan di tagihkan bulan depan
      .
      .
    12. Poin Setiap Transaksi
      Setiap kita melakukan transaksi apapun, kita akan mendapatkan poin, besarnya poin berbeda setiap bank, dan setiap bank juga mempunya kebijakan sendiri mengenai pengelolaan poin ini. Yang jelas poin ini bisa digunakan di toko atau di merchant tertentu untuk mendapatkan diskon atau bahkan untuk mendapatkan barang dengan gratis hanya dengan menukarkan poin.

      Poin juga ada masa kadaluarsanya, poin akan muncul di setiap billing bulanan, namun bisa juga di cek pada bank langsung. Yang Admin tahu, poin ini tidak bisa diuangkan.
      .
      .
    13. Call Center 24 Jam
      Semua bank penerbit Kartu Kredit bisa dipastikan mempunya solusi untuk permasalahan Kartu Kredit Teman-Teman dan bisa dihubungi 24/7 (24 Jam selama 7 hari), kecuali ada keadaan kahar ya Teman-Teman. Gunakan dengan baik layanan ini dan simpan nomor teleponnya di HP kita untuk memudahkan ketika kita mengalami hal yang tidak diinginkan dalam penggunaan Kartu Kredit.



    Tips Bijak Menggunakan Kartu Kredit
    Seperti yang dijelaskan pada awal-awal, untuk penggunaan Kartu Kredit ada banyak manfaatnya namun tak jarang juga ada hal yang tidak baiknya, karena penggunaan dari Teman-Teman yang kurang bijak, dan berikut tips untuk menggunakan Kartu Kredit.

    1. Gunakan Seperlunya
      Ini penting agar kita tidak boros, dan kantong tidak jebol. Batasi belanja kita setiap bulan, dan sesuaikan kemampuan untuk membayarnya. Amati dan pahami fungsi limit dalam setiap kartu yang Teman-Teman pegang.
      .
    2. Menjaga Cashflow
      Kalau menurut Admin fungsi utama dari kita mempunya Kartu Kredit untuk ini, untuk menjaga cashflow keuangan kita. Bukan malah karena pegang Kartu Kredit Teman-Teman bisa seenaknya untuk membeli sesuatu.
      .
    3. Jangan Membayar Bill Makan Pakai Kartu Kredit (Konsumtif)
      Teman-Teman dalam membayar bill makan sebaiknya jangan menggunakan Kartu kredit ya, karena akan membuat kita menjadi konsumtif, tidak di larang memang, namun sebaiknya di hindari.
      .
    4. Jangan Beli ke Minimarket Pakai Kartu Kredit Kecuali Terpaksa
      Sebenarnya masalah di sini adalah beli dengan jumlah kecil menggunakan Kartu Kredit, karena biasanya di minimarket ada charge atau biaya lebih ketika menggunakan Kartu Kredit. Upayakan menggunakan cash jika beli dalam jumlah sedikit. Tidak dilarang memang, jika terpaksa tidak apa-apa.
      .
    5. Jaga Keamanan Kartu
      Ini yang penting juga, jangan sampai Kartu Kredit hilang, dicuri datanya dsb. Kita harus menjaga Kartu Kredit sebaik mungkin, jangan sampai berpindah tangan, atau dipinjam. Jika memang Teman membutuhkan Kartu Kredit kita untuk transaksi, pastikan tahu betul Teman yang pinjam, dan pastikan membayar tagihan bulannya.

      Karena kalau tidak membayar yang nanggung adalah pemilik kartu. Membayar bunga setiap bulan kalau tidak di cicil dan ada BI Checking jika kita akan berhubungan dengan bank misalnya untuk meminjam dana dsb.
      .
    6. Bayar Full Tagihan
      Biasakan membayar full tagihan di bulan ini, karena jika kita membayar 10% dari total tagihan, 90% nya nanti akan masuk di bulan berikutnya dan ada bunganya, artinya kita akan membayar lebih. Kecuali memang terpaksa tidak apa-apa ya Teman-Teman, ukur kemampuan bayar sendiri ya.
      .
    7. Pasang Limit Sesuai Kemampuan
      Jangan meminta limit melebihi kemampuan, karena akan berdampak pada pembayaran yang di cicil seperti poin 6 di atas.
      .
    8. Jangan Menunggak atau Tidak Membayar
      Hal ini akan berdampak pada diri sendiri ke depan, karena akan masuk di BI Checking saat berhubungan dengan perbankan, beli rumah, hutang usaha, dll
      .
    9. Perhatikan Saat Bayar di Kasir
      Saat kita memutuskan membayar belanja atau yang lainnya menggunakan Kartu Kredit maka perhatikan nominal yang dituliskan pada mesin EDC, karena salah input nominal yang menangguna adalah pemegang kartu. Perhatikan baik-baik ya Teman-Teman.
      .
    10. Jika Tidak dipakai Tutup Saja
      Jika memang pemakaian tidak sesering sebelumnya, dan dirasa menggunakan metode pembayaran yang lain cukup maka bisa di tutup saja Kartu Kreditnya, karena akan membebani biaya tahunan dan juga rawan terhadap pencurian. Ini mungkin berlaku untuk Teman-Teman yang punya orang tua yang dulu pekerja aktif dan saat ini sudah pensiun serta jarang memakai Kartu Kredit, disarankan untuk ditutup saja.




    Cara Menjaga Data Kartu Kredit
    Untuk menjaga Kartu Kredit yang dimiliki, perlu dilakukan beberapa langkah berikut (saran Admin) untuk menjaganya, agar data aman dan tidak dicuri.

    1. Pasang PIN
      Ini sepertinya sudah semua bank penerbit Kartu Kredit memberikan keharusan untuk memasang PIN, agar setiap transaksi aman.
      .
    2. Jangan Sembarang Orang Bisa Tahu PIN
      Untuk keperluan keluarga mungkin suami atau istri bisa dikasih tahu PIN nya, namun pastikan keamannanya ya Teman-Teman.
      .
    3. Fisik Jangan Sampai di pinjam
      Dengan alasan apapun (kecuali sudah paham resikonya) disarankan untuk tidak meminjamkan Kartu Kredit kepada siapa saja, karena akan berpotensi disalahgunakan. Di kartu tersebut ada informasi nomor kartu, masa berlaku dan kode CVV untuk bisa digunakan dalam transaksi, hati-hati sendiri ya Teman-Teman.
      .
    4. Abaikan Pesan / Telepon Jika Ada yang Tanya Kartu Kredit
      Ini pernah terjadi pada Teman Admin sendiri, jadi waktu itu nomor Kartu kredit Teman Admin sudah kebobol atau datanya sudah berpindah tangan, kemudian untuk belanja di e commerce, dan ada OTP masuk ke Nomor HP Teman Admin.

      Setelah itu ada telepon masuk (nomor biasa) dan mengaku pihak bank, lalu diujung telepon menanyakan apa benar nomor Kartu Kredit sekian sekian, dan kode CVV sekian sekian (kalau ada yang tanya ini jangan dijawab atau jawab ngasal saja), kemudian di ujung telepon ngomong kalau kami akan memberikan kode verifikasi lewat SMS (OTP), dan ditanya berapa.

      Teman Admin jawab ngasal saja dan akhirnya di ujung telepon marah-marah. Hal tersebut kalau di awal telepon langsung percaya, maka Kartu Kredit Teman Admin ini dipakai untuk belanja namun barangnya di kirim ke alamat penipu, dan tagihan/billing masuk ke Teman Admin. Hati-hati ya..
      .
    5. Abaikan OTP
      Jika kita merasa tidak berbelanja atau menggunakan Kartu Kredit untuk apapun, kalau ada OTP abaikan saja, kasusnya seperti poin 4 di atas.
      .
    6. Telepon ke Kartu Kredit BRI dan BNI
      Hal ini bisa dilakukan untuk blokir jika ada transaksi kurang dipahami dan berpotensi ada yang menyalahgunakannya.
      .
    7. Simpan Call Center BNI dan BRI
      Silakan ditambahkan kontak nomor telepon Call Center untuk keadaan darurat ya Teman-Teman.




    Waspada

    Dalam penggunaan Kartu Kresit Teman-Teman perlu waspada terhadap beberapa kondisi sebagai berikut :
    1. Telepon Mengatasnamakan Bank
      Karena bisa jadi ini adalah model penyalahgunaan Kartu Kredit yang memanfaatkan kelengahan Teman-Teman, waspada ya.
      .
    2. OTP Masuk Tanpa Kita Belanja
      Ini juga patut kita waspadai, karena pasti data Kartu seperti Nomor Kartu, CVV sudah masuk di orang yang berusaha memakai Kartu Kredit Teman-Teman.
      .
    3. Mengaku Bisa Melunasi Kartu Kredit
      Patut diwaspadai karena hal ini modus pencurian juga, karena yang bisa melunasi ya sebenarnya Teman-Teman sendiri. Jangan sampai data penting Kartu Kredit jatuh ke orang lain ya.






    Baca Juga :

    1. Tidak Bisa Ambil Uang di ATM BNI karena Penyalahgunaan Kartu
    2. Tidak Bisa Ambil Uang di ATM BNI karena Transaksi di ATM BNI Ditolak





    FAQ
    Bagi Teman-Teman yang akan membuat Kartu Kredit dan mungkin sudah punya, mungkin FAQ ini bisa membantu.

    1. Bagaimana Aktivasi dan Aktifkan PIN Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI?
      Jawaban :
      Untuk Kartu Kredit BNI
      Pastikan Anda menggunakan nomor ponsel/HP yang sudah Anda daftarkan ke BNI.

      AKTIVASI
      Ketik Syntax SMS :
      Untuk Aktivasi Kartu Utama
      AKT [spasi] Nomor Kartu Kredit BNI [spasi] Tanggal Lahir (ddmmyyyy)

      Untuk Aktivasi Kartu Tambahan
      AKT [spasi] Nomor Kartu Kredit BNI Tambahan [spasi] Tanggal Lahir Kartu Utama (ddmmyyyy)

      Kirim ke 3346
      Contoh: AKT 4512490030001234 02091987



      Meminta PIN
      Untuk Permintaan PIN Kartu Utama, ketik :
      RPIN [spasi] 16 digit Nomor Kartu Utama [spasi] Tgl Lahir Pemegang Kartu Utama (ddmmyyyy)
      Untuk Permintaan PIN Kartu Tambahan, ketik :
      RPIN [spasi] 16 digit Nomor Kartu Tambahan [spasi] Tgl Lahir Pemegang Kartu Utama (ddmmyyyy)

      Kirim ke 3346
      Contoh: RPIN 4512490030001234 02091987


      Untuk Kartu Kredit BRI
      AKTIVASI 
      Pastikan nomor telepon yang digunakan sesuai dengan yang dicantumkan saat pengajuan aplikasi.

      Caranya sebagai berikut :
      KKBRI(spasi)AKT(spasi)6 digit pertama No. KK BRI#4 Digit Terakhir No. KK BRI#tgl lahir ddmmyyyy

      Contoh:
      KKBRI AKT 518828#1234#17081945
      Kirim ke 3300 melalui nomor Handphone yang terdaftar di BRI Card Center



      REQUEST PIN 
      Caranya ketik :
      PIN(spasi)KK(spasi)6 digit pertama No. KK BRI#4 Digit Terakhir No. KK BRI#tgl lahir ddmmyyyy

      Contoh:
      PIN KK 518828#1234#17081945
      Kirim ke 3300 melalui nomor Handphone yang terdaftar di BRI Card Center
      .
      .
    2. Bagaimana Jika Kartu Kredit Expired, Apa yang dilakukan?
      Jawaban : Secara umum, kita akan otomatis mendapatkan Kartu baru dan akan dikirimkan sesuai alamat penagihan. Namun untuk memastikan Teman-Teman bisa melakukan telepon ke Call Center.

      Ini pernah Admin alami sendriri dan dikirimkan ke alamat penagihan Admin.
      .
    3. Jika sudah dapat Kartu pengganti apa yang harus dilakukan?
      Jawaban : Jika poin 2 di atas sudah diterima, maksudnya kartu pengganti sudah diterima kita harus request PIN saja, tidak perlu AKTIVASI lagi ya Teman-Teman, Aktivasi hanya untuk kartu baru, format rewuest PIN seperti pada poin 1 FAQ ini.
      .
    4. Bolehkah Mencicil?
      Jawaban : Boleh, minimal dibayar 10% dari tagihan bulanan
      .
    5. Jika kesulitan dalam pembayaran?
      Jawaban : Admin kurang paham mekanisme seperti apa, namun sepertinya bisa dan Teman-Teman telepon saja ke Call Center bank penerbit Kartu Kredit.
      .
    6. Apa bisa ganti data?
      Jawaban : Sangat bisa, kita hanya perlu telepon ke Call Center, nanti akan di arahkan untuk melakukan pengkinian data.



      Yang pernah Admin alami nomor HP 1 jaringan susah (padahal nomor ini yang di daftarkan saat apply Kartu Kredit), ganti ke nomor HP 2 yang sinyal lebih bagus, waktu itu ada kendala saat menerima OTP, OTP dikirim ke Nomor HP 1 susah, setelah melakukan pengkinian data OTP ke nomor HP 2 lancar.

      Hal ini juga bisa untuk mengubah alamat penagihan, alamat emai dan data-data lain yang memang Teman-Teman menginginkan perubahan.
      .
    7. Apakah Kartu Kredit boleh tidak di pakai, dan apa efeknya?
      Jawaban : boleh saja, billing bulanan tetap di email, nilai 0 rupiah
      .
    8. Apa yang terjadi jika sudah apply, namun tidak kunjung menerima kartu?
      Jawaban : Yang pasti Teman-Teman harus menghubungi bank dulu kenapa kartu belum sampai dan kalau bank menyatakan sudah dikirim namun Teman-Teman tidak menerima kartu, maka kartu akan ditutup oleh sistem selama kartu belum aktif dengan periode tertentu. Biasanya bulanan, ini Admin pernah alami, ada email keterangan bahwa karena sekian waktu tidak aktif kartu akan dinonaktifkan.



    Penutup
    Kartu kredit bisa berguna jika menggunakan dengan bijak, namun juga bisa cara pemborosan jika tidak bijak dengan cara kita gunakan seperlunya serta yang paling pentinga adalah jaga keamanan .

    Sekian Teman-Teman pembahasan lengkap mengenai Kartu Kredit, utamanya Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit BNI.

    Semoga Bermanfaat,
    Salam,
    Syaffi




    Comments